Metronewstv.ID | – Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan atau rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT) Tahun Anggaran 2023 pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro.
Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Sejumlah langkah hukum pun telah dilakukan penyidik untuk mengurai dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.
Salah satunya melalui penggeledahan pada 4 Mei 2026 di sejumlah lokasi, termasuk kantor dinas terkait dan unit pelaksana teknis.
Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan 216 barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik.
Penyidik juga terus memperluas pemeriksaan. Jumlah saksi yang telah dimintai keterangan kini mencapai 78 orang, termasuk saksi ahli.
Angka tersebut meningkat signifikan dari sebelumnya 34 saksi. Kejari Metro menyebut pemeriksaan masih dapat berkembang.
“Dari 34 saksi sudah berkembang menjadi 78 saksi berikut dengan saksi ahli. Kemungkinan masih akan berkembang,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Metro, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., saat konferensi pers di Gedung Kejari Metro, Rabu (22/7/2026).
Neneng hadir didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Ardo Gunata, S.H., M.H. dan para jajaran.
Selain mengejar keterangan para saksi dan menelusuri barang bukti, penyidik kini tengah menunggu proses penghitungan kerugian keuangan negara.
“Dalam hal ini kami tengah melakukan pemeriksaan berkaitan dengan perhitungan terhadap kerugian negara,” ujarnya.
Kejari Metro belum mengungkap besaran kerugian negara maupun pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban. Penyidik masih mendalami seluruh fakta yang ditemukan selama proses penanganan kasus.
Kejaksaan meminta publik dan media ikut mengawal perkara tersebut hingga tuntas.
“Kami menyampaikan rekan-rekan media dan publik bersabar, kita bersama-sama kawal kasus ini sampai tuntas. Yang jelas kami bekerja secara profesional,” tegas Neneng.
Dengan 216 barang bukti yang telah diamankan dan 78 saksi yang sudah diperiksa, penyidikan kasus dugaan korupsi proyek JIT 2023 kini memasuki tahap penting.
Hasil pemeriksaan saksi, analisis dokumen, serta penghitungan kerugian negara akan menjadi bagian penting untuk mengungkap apakah terdapat penyimpangan dalam proyek tersebut dan siapa pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.
Publik pun kini menunggu hasil akhir pendalaman Kejari Metro terhadap proyek yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian tersebut.
Kejari Metro memastikan penanganan perkara masih terus berjalan.(Red)












