Kota Metro

Nilai Assessment Sekda Metro Diumumkan, Pjs Sekda Berada di Posisi Terbawah

×

Nilai Assessment Sekda Metro Diumumkan, Pjs Sekda Berada di Posisi Terbawah

Sebarkan artikel ini

Metronewstv.ID– Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan hasil penilaian kompetensi (assessment) dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Senin (11/05/2026). Hasil ini menjadi perhatian publik, terutama karena salah satu kandidat yang saat ini menjabat Penjabat Sementara Sekda justru berada di posisi terbawah.

Berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Terbuka JPTP Sekretaris Daerah Kota Metro Nomor 12/Pansel-JPTP-Sekda/V/2026, dari tujuh peserta yang mengikuti tahapan assessment, nama Dr. Kusbani, S.Pd., M.Pd., yang saat ini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Metro sekaligus Penjabat Sementara Sekda, memperoleh nilai 55,56.

Nilai tersebut sama dengan peserta lainnya, Agus Triyadi, SIP., MM. Namun sesuai ketentuan panitia, peserta dengan nilai yang sama diurutkan berdasarkan abjad nama, sehingga Kusbani menempati urutan ketujuh atau posisi terakhir dalam daftar hasil assessment.

Sementara itu, posisi teratas diraih dua peserta dengan nilai identik, yakni Ade Erwinsyah, S.STP., MM dan Ika Pusparini Anindita Jayasinga, SH., MH yang masing-masing mengantongi nilai 72,22. Posisi ketiga ditempati Drs. Ahmad Hariyanto, MM dengan nilai 69,44.

Pada posisi berikutnya terdapat Ir. Sukmawanto Hendriyanto, ST., MT dengan nilai 63,89, disusul Muhammad Yuliardi, S.STP., M.Si dengan nilai 58,33.

Hasil assessment ini memunculkan berbagai respons di internal birokrasi Pemerintah Kota Metro. Sejumlah kalangan ASN mulai mempertanyakan peluang Kusbani untuk bersaing pada tahapan berikutnya, mengingat selisih nilai dengan kandidat papan atas cukup signifikan.

Seorang aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Kota Metro yang meminta identitasnya dirahasiakan menilai pengalaman birokrasi menjadi salah satu faktor penting dalam kompetisi jabatan strategis seperti Sekda.

“Kalau melihat rekam jejak, tantangannya cukup berat. Apalagi tahap berikutnya bukan hanya soal administrasi, tetapi juga substansi kepemimpinan, gagasan, dan kemampuan menjawab persoalan birokrasi daerah,” ujarnya.

Tahapan seleksi sendiri belum berakhir. Para peserta dijadwalkan mengikuti penulisan makalah pada 12 Mei 2026 di UPTD Penilaian Kompetensi ASN BKD Provinsi Lampung. Selanjutnya, tahapan wawancara akan digelar pada 13 Mei 2026 di Bandar Lampung.

Hasil akhir dari rangkaian seleksi ini akan menjadi penentu siapa figur yang dinilai paling layak menduduki kursi Sekretaris Daerah Kota Metro, jabatan strategis yang memegang peran sentral dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *