Kota Metro

Ancilla Serap Aspirasi Warga: Pertanian, Lampu Jalan, BPJS, Drainase hingga Infrastruktur Lingkungan Jadi Sorotan

×

Ancilla Serap Aspirasi Warga: Pertanian, Lampu Jalan, BPJS, Drainase hingga Infrastruktur Lingkungan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Metronewstv.ID — Anggota DPRD Kota Metro Dapil Metro Pusat, Ancilla Hernani, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses yang digelar di kediamannya, Jalan Jambu, Yosomulyo, Metro, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan dihadiri warga dari sejumlah wilayah di Metro Pusat. Reses menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, mulai dari sektor pertanian, pelayanan kesehatan, infrastruktur lingkungan, hingga persoalan drainase permukiman.

Dalam sambutannya, Ancilla menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar sampai dan diperjuangkan di lembaga legislatif.

Ia menyoroti persoalan sektor pertanian yang belakangan dikeluhkan para petani, khususnya terkait serangan hama tikus yang berdampak terhadap produktivitas hasil panen. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani secara serius dan terintegrasi.

Selain itu, Ancilla juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan kosong sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Pekarangan yang masih kosong bisa dimanfaatkan untuk tanaman produktif. Selain membantu kebutuhan keluarga, ini juga menjadi bagian dari ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendorong keterlibatan tenaga pendamping pertanian, termasuk lulusan sarjana pertanian, agar masyarakat mendapat edukasi dan pendampingan teknis secara langsung.

Tak hanya soal pertanian, persoalan pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam reses tersebut. Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait status kepesertaan BPJS Kesehatan yang mendadak nonaktif.

Beberapa warga mengaku keberatan ketika diminta turun kelas layanan atau dialihkan ke skema pembiayaan lain, padahal sebelumnya mereka merupakan peserta aktif.

Menanggapi hal itu, Ancillia menjelaskan bahwa sebagian kepesertaan dialihkan ke skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang pembiayaannya ditanggung pemerintah, namun penyesuaian tetap bergantung pada kuota yang tersedia.

“Silakan kirim data KTP dan KK, nanti akan saya bantu cek. Kalau kuotanya masih tersedia dan memang masuk kriteria, tentu akan kita bantu. Bantuan harus tepat sasaran untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Veronika Reni, warga Hadimulyo Timur, menyampaikan usulan terkait pemasangan lampu penerangan jalan. Ia berharap program penerangan tidak hanya terfokus di jalan utama, tetapi juga menjangkau gang-gang kecil dan kawasan permukiman warga.

Menurutnya, minimnya penerangan di lingkungan permukiman dapat memicu kerawanan keamanan serta membuka ruang terjadinya aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Aspirasi lain datang dari Titin, warga Hadimulyo Timur, yang mengusulkan perbaikan jalan lingkungan di kawasan Pingled Mekar Sari menuju akses PAUD BKMT. Jalan tersebut dinilai membutuhkan perhatian karena setiap hari dilalui anak-anak dan warga sekitar.

Menanggapi aspirasi itu, Ancillia menegaskan pihaknya akan terus mendorong realisasi pembangunan infrastruktur lingkungan, termasuk program penerangan jalan yang menjadi bagian dari visi pembangunan Kota Metro melalui program Metro Terang Benderang.

Kami di DPRD akan terus mengawal agar program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk penerangan jalan dan perbaikan akses lingkungan,” tegasnya.

Selain lampu jalan dan infrastruktur, warga juga menyampaikan persoalan drainase yang tersumbat di sejumlah lingkungan permukiman. Saat musim penghujan, kondisi saluran yang tidak berfungsi maksimal disebut memicu genangan air, menimbulkan jentik nyamuk, hingga membuat lingkungan terlihat kumuh.

Menanggapi hal tersebut, Ancillia mengaku persoalan serupa juga telah beberapa kali disampaikan warga, khususnya di wilayah RW 10 dan kawasan kaplingan.

Terkait persoalan di RW 10 dan kawasan kaplingan, ini sudah beberapa kali saya dengar. Kita harus duduk bersama mencari solusi. Penataan pembangunan rumah dan sistem drainase di beberapa titik, termasuk wilayah Hadimulyo Barat, memang harus dibenahi bersama,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Ancillia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif menyampaikan aspirasi secara langsung. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi elemen penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Aspirasi masyarakat seperti ini adalah bahan perjuangan kami. Semakin banyak warga peduli dan menyampaikan persoalan, semakin jelas arah pembangunan yang harus diperjuangkan,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *