Metronewstv.id, PURWAKARTA — Kiprah mahasiswa daerah kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Agung Aditya Pujiawan, mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terpilih menjadi delegasi dalam ajang Indonesia Future Leaders Summit (FLS) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Keikutsertaan Agung dalam forum kepemimpinan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, mengembangkan kapasitas diri, sekaligus menyampaikan gagasan mengenai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.
Indonesia Future Leaders Summit 2026 berlangsung pada 7–9 Oktober 2026. Kegiatan ini mempertemukan ratusan pemuda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti rangkaian agenda pengembangan kepemimpinan dan berdiskusi mengenai tantangan pembangunan nasional.
Perjalanan menuju forum utama tidak terlepas dari proses seleksi. Sebanyak 60 peserta terpilih mengikuti tahapan Future Leaders Camp (FLC) yang melibatkan peserta dari lima wilayah regional. Seleksi dilakukan melalui penilaian berkas dan wawancara untuk menjaring generasi muda yang dinilai memiliki potensi kepemimpinan.
Agung berhasil melewati proses tersebut hingga menjadi bagian dari 300 delegasi yang mengikuti FLS 2026.
Selama kegiatan, para delegasi mendapatkan kesempatan mengikuti lokakarya kepemimpinan, diskusi panel lintas sektor, serta audiensi dengan para pemangku kepentingan dan pimpinan kementerian.
Dorong Perhatian terhadap Hak Disabilitas
Salah satu hal yang menjadi perhatian Agung dalam forum tersebut adalah pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Ia menyampaikan aspirasi yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan dan sistem sosial yang inklusif, sehingga penyandang disabilitas dapat memperoleh hak serta kesempatan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat.
Persoalan disabilitas dinilai perlu menjadi bagian dari pembahasan pembangunan, mulai dari akses terhadap fasilitas publik hingga kesempatan berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan.
Upaya membangun masyarakat inklusif membutuhkan perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat luas.
Karena itu, penyampaian aspirasi mengenai hak penyandang disabilitas dalam forum kepemimpinan nasional menjadi bagian dari upaya mendorong perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan kesetaraan akses dan perlindungan hak.
Keterlibatan Agung juga memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki ruang untuk mengambil peran dalam membicarakan persoalan publik. Kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga lingkungan untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan kemampuan menyampaikan gagasan.
Membawa Nama Kampus dan Daerah
Bagi Politeknik Enjinering Indorama dan masyarakat Purwakarta, keikutsertaan Agung menjadi capaian yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa dari daerah memiliki peluang untuk terlibat dalam forum nasional, selama mampu mengembangkan kompetensi dan melewati proses seleksi yang ditetapkan penyelenggara.
Lebih dari sekadar mengikuti kegiatan nasional, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Agung untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan memperluas kontribusinya di tengah masyarakat.
Kehadiran mahasiswa dalam forum semacam ini juga penting untuk memperkuat partisipasi generasi muda dalam menyampaikan aspirasi serta menawarkan gagasan terhadap berbagai persoalan bangsa.
Ke depan, pengalaman yang diperoleh Agung diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya di Purwakarta agar tidak ragu mengembangkan potensi diri, mengikuti program pengembangan kepemimpinan, dan mengambil bagian dalam upaya mewujudkan masyarakat yang lebih adil serta inklusif.
Keberhasilan generasi muda tidak hanya tercermin melalui prestasi pribadi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kemauan untuk memperjuangkan kesempatan yang setara bagi semua orang.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan bahan yang diberikan. Sebelum diterbitkan, pastikan kembali informasi mengenai penyelenggara, jumlah delegasi, proses seleksi, dan pernyataan Agung melalui sumber resmi atau dokumentasi kegiatan.(deluk)












