BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (GUTANBO FEST’26) pada 16–18 Oktober 2026 di Alun-Alun Bojonegoro. Festival ini menjadi upaya mendorong inovasi pertanian sekaligus memperluas pemasaran produk unggulan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Mengusung konsep GUTANBO, kegiatan yang merupakan bagian dari Farmers Fun Day tersebut hadir dengan format berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Berlangsung selama tiga hari di pusat kota, festival ini diharapkan menjadi ruang promosi bagi potensi pertanian lokal sekaligus memperkenalkan perkembangan sektor pertanian kepada masyarakat luas.
Beragam kegiatan akan meramaikan GUTANBO FEST’26, mulai dari pameran pertanian, bazar kuliner UMKM, hingga hiburan yang menghadirkan artis nasional.
Dalam pameran tersebut, petani didorong menampilkan berbagai inovasi, termasuk budidaya organik, pemanfaatan pupuk hayati, serta penggunaan mekanisasi pertanian skala kecil. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai praktik pertanian yang lebih adaptif dan produktif.
Selain sektor pertanian, puluhan pelaku UMKM juga akan memamerkan aneka kuliner tradisional dan produk kerajinan. Kehadiran mereka diharapkan membuka peluang promosi, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan akses pasar bagi produk lokal Bojonegoro.
Momentum Memperkuat Pertanian dan UMKM Lokal
GUTANBO FEST’26 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran dan hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan antara petani, pelaku UMKM, dan masyarakat sebagai konsumen.
Promosi produk melalui kegiatan publik dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan keunggulan hasil pertanian daerah. Namun, penguatan sektor pertanian juga membutuhkan dukungan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk, penerapan teknologi tepat guna, hingga akses pemasaran yang lebih luas.
Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemkab Bojonegoro berharap inovasi dan pemasaran produk pertanian unggulan daerah semakin berkembang serta mampu meningkatkan daya saing petani dan pelaku UMKM.
Keberhasilan kegiatan tersebut nantinya juga dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan peserta, peluang pemasaran yang terbuka, serta keberlanjutan kerja sama yang terbangun setelah festival berakhir.
Penulis: Purnomo/Ponorogo












