Metronewstv.ID — Sebanyak 18 tim futsal ambil bagian dalam Fordam CUP Futsal Tournament Season 1 yang digelar di lapangan Pondok Pesantren Darul Muttaqin Al Islam, Kota Metro, pada 25–26 April 2026. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan karakter bagi para peserta tingkat SD se perovinsiLampung.
Ketua pelaksana Fordam CUP 1 tingkat SD se Lampung, Wahyu Setiawan mengatakan, turnamen ini dirancang sebagai wadah kompetisi sehat yang mengedepankan sportivitas dan integritas.
“Kami ingin menghadirkan pertandingan yang kompetitif, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai fair play. Ini bukan hanya soal hasil akhir, melainkan proses dan sikap para pemain di lapangan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, sistem pertandingan disusun untuk menguji kemampuan teknik, strategi, dan mental bertanding setiap tim. Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet futsal muda di lingkungan pelajar dan santri.
“Antusiasme peserta cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa minat terhadap futsal terus berkembang, dan perlu didukung dengan kegiatan positif seperti ini,” katanya.
Turnamen yang mengusung tema sportivitas, integritas, dan kualitas tanpa batas tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar tim serta lembaga pendidikan di daerah setempat.
“Delapan belas tim yang berlaga diantaranya yang masuk group A yakni MIN 2 Metro, MI. Banjarsari, SD An Nawawi, SD Nurul Huda, MI Ma’arif, MIM Hadimulyo, SDN 6 Metro, SD Aisyah, SD NU Metro. Dan yang masuk group B MIM Hadimulyo, SD Muhammadiyah Metro, SDN Utama Agung, MIN 2 Metro, SD Mandah Natar, SD Nurul Huda, SD Sang Pencerah, dan SD Aisiyah,” paparnya.
Sementara itu, Kepala SMP Darul Muttaqin Al Islami, Widodo, menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai ajang pembelajaran, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Turnamen ini harus dimaknai sebagai proses membangun karakter. Menang itu penting, tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana para pemain menjunjung sportivitas, disiplin, dan menghargai lawan,”pesanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap selama pertandingan, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Kami berharap seluruh peserta bisa menunjukkan perilaku yang baik, karena di sinilah nilai pendidikan sesungguhnya dibentuk,” pungkasnya.(Red)
