Metronewstv.id |Purwakarta — Kebakaran menghanguskan gudang usaha Alfi Dekor yang berada di Gang Jati, RT 03/RW 08, Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (13/10/2026). Seluruh perlengkapan dekorasi yang tersimpan di dalam gudang dilaporkan hangus akibat peristiwa tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar-PB) Kabupaten Purwakarta segera mengerahkan petugas setelah menerima laporan kejadian. Cecep, petugas Diskar-PB yang memberikan konfirmasi, menyebutkan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.40 WIB, sedangkan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 10 personel diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut. Berdasarkan informasi dari petugas, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kronologi Sebelum Kebakaran
Wawa, adik pemilik Alfi Dekor, mengungkapkan bahwa beberapa pegawai masih beraktivitas di gudang sebelum kejadian.
Sekitar pukul 09.00 WIB, Mang Edi dan Mas Nono bersama seorang pegawai lainnya diketahui sempat merapikan barang-barang dekorasi yang berada di dalam gudang.
Setelah pekerjaan tersebut selesai, mereka meninggalkan lokasi untuk pergi memancing. Wawa kemudian memperoleh kabar mengenai kebakaran setelah menerima telepon dari seorang tetangga.
Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas di gudang sebelum kebakaran terjadi. Namun, belum dapat dipastikan kapan api pertama kali muncul maupun apa yang menjadi pemicu kebakaran.
Perlengkapan Dekorasi Tidak Terselamatkan
Kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh perlengkapan dekorasi di dalam gudang dilaporkan hangus terbakar. Kondisi ini menjadi pukulan bagi kegiatan usaha Alfi Dekor yang selama ini melayani kebutuhan penataan dekorasi untuk berbagai acara.
Alfi Dekor diketahui kerap terlibat dalam sejumlah kegiatan di Kabupaten Purwakarta, termasuk acara Safari Cinta yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Meski seluruh perlengkapan dilaporkan hangus, nilai kerugian material belum diketahui. Besarnya kerugian masih perlu dipastikan melalui pendataan dan keterangan dari pihak pemilik usaha.
Dugaan Penyebab Belum Dapat Dipastikan
Di tengah informasi awal yang menduga adanya korsleting listrik, Diskar-PB Kabupaten Purwakarta menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Karena itu, dugaan gangguan listrik belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama sebelum ada hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik rumah maupun pelaku usaha agar memperhatikan keamanan instalasi listrik, terutama di bangunan yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan usaha.(Deluk).












