KEPULAUAN MENTAWAI – Persaingan cabang olahraga (cabor) Kabaddi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pertandingan dibuka langsung Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana di kawasan wisata Homestay Mapaddegat, Minggu (4/10/2026).
Sebanyak delapan kontingen kabupaten dan kota di Sumatera Barat ambil bagian dalam cabang olahraga Kabaddi. Ajang tersebut menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Kabaddi dipertandingkan di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai tuan rumah Porprov XVI.
Kabaddi Porprov XVI mempertandingkan empat kategori, yakni Nasional Kabaddi Putra, Nasional Kabaddi Putri, Seven For Five Putra dan Seven For Five Putri.
Pada hari pertama, dua kategori Nasional Kabaddi langsung menyajikan persaingan ketat. Di kategori putri, Kota Padang berhasil meraih medali emas, sementara Kabupaten Tanah Datar membawa pulang medali perak.
Tuan rumah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama Kabupaten Sijunjung masing-masing meraih medali perunggu.
Medali tersebut menjadi catatan tersendiri bagi kontingen Mentawai karena berhasil naik podium dalam penampilan di hadapan publik sendiri.
Sementara pada kategori Nasional Kabaddi putra, Kota Padang kembali menunjukkan performa terbaik dengan merebut medali emas. Kabupaten Lima Puluh Kota meraih medali perak, sedangkan medali perunggu masing-masing diraih Kabupaten Solok dan Kota Solok.
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana bersama Wakil Bupati Jakob Saguruk turut menyerahkan medali kepada para atlet yang berhasil meraih podium pada pertandingan hari pertama.
Dalam sambutannya, Rinto Wardana mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti pertandingan di Mentawai.
“Seluruh atlet yang berada di Mentawai tetap menjaga kesehatan agar pada saat bertanding tidak menjadi kekhawatiran,” ujar Rinto.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan sikap profesional selama pertandingan berlangsung.
Menurut Rinto, Porprov tidak semata-mata menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antaratlet sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Barat.
“Semangat sportivitas harus menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan. Selain mengejar prestasi, Porprov juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarkontingen,” katanya.
Rinto juga menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana serta pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.
Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan penyerahan maskot Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dari Pengurus Besar (PB) Pengprov Kabaddi Sumatera Barat kepada Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana.
Penyerahan maskot tersebut menjadi simbol pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 di Bumi Sikerei sekaligus menandai dimulainya persaingan cabang olahraga Kabaddi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.(Fais)












