JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Pusat. Agenda ini dibahas dalam pertemuan audiensi dan silaturahmi yang berlangsung di Kantor TVRI Pusat, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., hadir langsung dalam pertemuan tersebut dengan didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muaro Jambi, Muhammad Farhan, S.AB., M.M. Rombongan disambut oleh Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, bersama jajaran manajemen TVRI Pusat.
Pertemuan tersebut berfokus pada dua agenda utama, yakni optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tanah milik TVRI di kawasan Pijoan, serta kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif, kebudayaan, dan pariwisata daerah.
Bupati Muaro Jambi menilai lahan milik TVRI di Pijoan memiliki potensi besar yang belum tergarap maksimal. Ia berharap skema kolaborasi yang tepat dapat segera direalisasikan agar aset tersebut membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Kami melihat aset ini memiliki nilai strategis yang besar bagi Muaro Jambi. Melalui skema kerja sama pemanfaatan yang tepat, kami berharap aset ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Bambang.
Selain optimalisasi aset, Pemkab Muaro Jambi juga mendorong TVRI untuk membantu mempromosikan Kawasan Candi Muaro Jambi sebagai kompleks percandian terluas di Asia Tenggara. Melalui jaringan penyiaran nasional TVRI, potensi sejarah, budaya, serta ekosistem ekonomi kreatif masyarakat di sekitar kawasan candi diharapkan dapat makin dikenal luas oleh publik.
Media News,Jambi Melaporkan.












