JAWA TIMUR

Dioper-Oper Bak Bola, 13 Penebang Tebu Asal Bojonegoro Mengaku Ditelantarkan di Jombang

×

Dioper-Oper Bak Bola, 13 Penebang Tebu Asal Bojonegoro Mengaku Ditelantarkan di Jombang

Sebarkan artikel ini

‎JOMBANG,  – Sebanyak 13 pekerja tebang tebu asal Bojonegoro mengaku menjadi korban penelantaran setelah dijanjikan pekerjaan di wilayah kerja PG Gempol Kerep, Mojokerto.

‎Rombongan tersebut mengaku dioper dari satu mandor ke mandor lain tanpa kejelasan sistem kerja, hingga akhirnya memilih pulang ke Bojonegoro dengan biaya sendiri.

‎Informasi yang dihimpun awak media, Minggu (18/10/2026), rombongan 13 pekerja itu awalnya direkrut melalui seorang petugas lapangan PG Gempol Kerep berinisial Z.

‎Namun, setibanya di lokasi, mereka tidak langsung dipekerjakan di areal PG. Rombongan justru diarahkan untuk bekerja ikut pihak ketiga.

‎”Dari petugas PG, kami dilempar ke bos tebu yang ternyata Kepala Desa Muntoro, Mahfudz Efendi,” ungkap salah satu pekerja kepada awak media

‎Menurut para pekerja, selama tiga hari mereka bekerja di bawah koordinasi Mahfudz Efendi, Kades Muntoro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

‎Setelah itu, rombongan kembali dipindahkan ke juragan tebu lain di Dusun Mbudug, Desa Sidorejo, Kecamatan Sumobito. Juragan kedua tersebut disebut-sebut berinisial MJ, yang juga menjabat sebagai kepala desa setempat.

‎”Dua juragan itu katanya dapat pekerja dari petugas PG Gempol Kerep,” kata pekerja tersebut.

‎Karena sistem kerja yang dinilai tidak jelas, upah dan tanggungan tidak pasti, serta merasa dioper-oper, para pekerja memutuskan berhenti dan pulang dengan naik bus ke Bojonegoro.

‎Para pekerja juga menyayangkan tidak adanya tanggung jawab terkait biaya pemulangan yang menurut mereka seharusnya menjadi tanggung jawab pihak perekrut.

‎Hingga berita ini diterbitkan,  masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PG Gempol Kerep, termasuk petugas berinisial Z, serta dua kepala desa yang disebutkan dalam keterangan pekerja. Mereka belum memberikan klarifikasi.(*)

Pornomo/Bojonegoro

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!