PROVINSI RIAU

Perkuat Diplomasi Masjid Dunia, Ketua IPIM Siak Ikuti Konferensi Imam Besar Internasional di Jakarta

×

Perkuat Diplomasi Masjid Dunia, Ketua IPIM Siak Ikuti Konferensi Imam Besar Internasional di Jakarta

Sebarkan artikel ini

SIAK, (MetroNews) – Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Siak, Ustadz Kasrizul, S.H.i, sedang mengikuti International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 di Jakarta, pada 25-28 September 2026.

Keikutsertaan tersebut bersama Pimpinan Wilayah IPIM Provinsi Riau yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Khairunnas Jamal, M.A.

IGIC 2026 merupakan konferensi imam besar dunia pertama yang digelar di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh imam, mufti dan grand imam dari 39 negara dengan 45 hingga 47 delegasi, serta seluruh pengurus IPIM se-Indonesia kurang lebih 360 orang dari target 500 peserta.

Adapun negara peserta yang hadir dalam konferensi ini antara lain Belanda, Maroko, Tunisia, Selandia Baru, Inggris, Lebanon, Yaman, Suriah, Uzbekistan, Swiss, Polandia, Malaysia, Ghana, Rusia, Mesir, Iran, Pakistan, Kazakhstan, India, Singapura, Palestina, serta negara-negara lain seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Korea, Jepang dan negara-negara Asia Tenggara.

Konferensi yang digagas oleh Ketua Umum IPIM Pusat yang juga Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A, ini mengusung tema Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace.

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Istiqlal, Hotel Bidakara, dan Hotel Grand Sahid Jakarta. Pada pembukaan 25 September 2026 di Masjid Istiqlal diagendakan dialog dan doa perdamaian dunia, ceramah spiritual, ambassador gathering bersama sekitar 40 duta besar negara sahabat, dan gala dinner. Konferensi inti juga akan merumuskan Jakarta Understanding serta pembentukan International Grand Imam Forum.

Dalam keterangannya, Ketua IPIM Kabupaten Siak, Ustadz Kasrizul, S.H.i, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, Sekretaris Daerah, serta Sekretariat DPRD Kabupaten Siak atas dukungan dan support kegiatan untuk IPIM Kabupaten Siak sehingga dapat mengikuti konferensi internasional ini.

Menurut Ustadz Kasrizul, tema yang diangkat sangat relevan dengan peran masjid saat ini. Melalui tema Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace, masjid bukan hanya tempat untuk sujud, tetapi juga pusat peradaban, pendidikan umat, dan jembatan perdamaian.

Para imam memiliki nilai yang sangat strategis dalam membangun diplomasi agama. Imam yang setiap hari lima waktu berjumpa dengan makmumnya memiliki peran sebagai pemimpin moral, pendidik masyarakat, dan pengawal harmoni sosial. Para imam diharapkan mampu mengajarkan umat bagaimana berdamai melalui bahasa agama, karena semua agama mengajarkan cinta dan kasih sayang, bukan kekerasan.

Sumber berita: Ketua IPIM Kabupaten Siak, Ustadz Kasrizul, S.H.i.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!