Metronewstv.ID— Regenerasi kepemudaan di Kelurahan Karangrejo memasuki babak baru. Musyawarah Warga Karang Taruna Karangrejo menetapkan Deri Fitrah Ramadhani sebagai Ketua Karang Taruna masa bakti 2026–2030.
Musyawarah yang digelar di Aula Kelurahan Karangrejo, Rabu (9/9/2026), tersebut menjadi momentum reorganisasi sekaligus penentuan arah baru organisasi kepemudaan di tingkat kelurahan.
Deri akan didampingi Andi Sanjaya sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Irva Anggi Listiani, sementara Isnan Nuril dipercaya sebagai Bendahara.
Pergantian kepemimpinan tersebut tidak sekadar menyangkut pergantian struktur organisasi. Pengurus baru kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan apakah Karang Taruna mampu menjadi organisasi kepemudaan yang benar-benar hadir di tengah persoalan masyarakat, bukan sekadar aktif dalam agenda seremonial.
Prestasi Pengurus Lama Jadi Beban Moral
Dalam sambutan sekaligus laporan pertanggungjawaban, Ketua Karang Taruna periode 2020–2025 Abidin, M.Pd., memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih selama masa kepengurusannya.
Di antaranya, Juara II Tingkat Provinsi Lampung dalam Karang Taruna Awards 2024, Juara I Pemuda Pelopor tingkat Kota Metro secara berturut-turut hingga mewakili Kota Metro di tingkat Provinsi Lampung.
Karang Taruna Karangrejo juga mencatat prestasi pada ajang LCT Kim yang diselenggarakan Diskominfo dalam rangka HUT ke-87 Kota Metro, serta Juara I LCT Dinas Koperasi dan UMKM tahun 2025, di samping sejumlah prestasi lainnya.
Catatan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru. Prestasi yang telah dibangun tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi perlu dikembangkan menjadi program yang memiliki dampak lebih luas bagi pemuda dan masyarakat.
Pertanyaan besarnya kini adalah apa terobosan kepengurusan 2026–2030?
Karang Taruna dituntut tidak berhenti pada kegiatan kepemudaan yang bersifat momentum, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil generasi muda, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, kreativitas, kegiatan sosial hingga keterlibatan pemuda dalam pembangunan lingkungan.
Jangan Berhenti pada Pergantian Pengurus
Reorganisasi Karang Taruna sebagai bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Karangrejo diharapkan tidak berhenti pada pergantian nama dan struktur kepengurusan.
Kepengurusan baru memiliki pekerjaan rumah untuk menyusun program yang terukur, transparan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemuda juga perlu diberi ruang lebih luas untuk menyampaikan gagasan sekaligus terlibat dalam penyelesaian persoalan di lingkungan masing-masing.
Dengan masa bakti empat tahun, kepengurusan Deri Fitrah Ramadhani memiliki waktu cukup untuk membangun konsolidasi, menyusun program prioritas dan membuktikan kinerja organisasi.
Tantangannya bukan sekadar membuat Karang Taruna terlihat aktif, tetapi seberapa jauh keberadaan organisasi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karangrejo.
Dihadiri Unsur Pemerintahan dan Perwakilan Pemuda
Musyawarah warga tersebut dihadiri Camat Metro Utara H. Heri Hendarto, S.Sos., Lurah Karangrejo Erwin Syarif, SE, unsur LPM, Babinsa/Babinkamtibmas, serta perwakilan pemuda dari sejumlah RW se-Kelurahan Karangrejo.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, publik tentu menunggu langkah konkret Karang Taruna Karangrejo selama empat tahun ke depan.
Prestasi masa lalu menjadi catatan. Program kerja menjadi janji. Namun, ukuran sesungguhnya tetap berada pada hasil dan manfaat yang dirasakan masyarakat.(*)










