Jakarta

Tatang Ruslih Dipercaya Pimpin GANI, Penunjukan Langsung Tuai Sorotan: Mampukah Bukan Sekadar Pergantian Nama

×

Tatang Ruslih Dipercaya Pimpin GANI, Penunjukan Langsung Tuai Sorotan: Mampukah Bukan Sekadar Pergantian Nama

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Tatang Ruslih, S.H., CPM., CPLA., resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Garda Anti Narkoba (GANI). Penunjukan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum WLC, Zulfah Adriani, S.H., M.H., C.T.L., pada Sabtu (22/8/2026).

Penunjukan secara langsung itu disebut sebagai bagian dari upaya memberikan arah baru bagi organisasi yang bergerak dalam isu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Zulfah Adriani menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap kepemimpinan Tatang Ruslih mampu membawa GANI menjadi organisasi yang lebih aktif, profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada Tatang Ruslih, S.H., atas penunjukannya secara resmi sebagai Ketua Umum GARDA ANTI NARKOBA. Penunjukan ini diharapkan membawa semangat baru serta arah yang lebih terarah dalam memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat,” ujar Zulfah.

Menurut Zulfah, tantangan organisasi antinarkoba tidak ringan. GANI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat edukasi, pencegahan serta mengambil peran dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.

Ia berharap kepemimpinan baru dapat menjadikan GANI sebagai salah satu elemen masyarakat yang berintegritas dalam upaya melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

Namun, penunjukan ketua baru bukanlah ukuran keberhasilan sebuah organisasi. Tantangan sebenarnya justru dimulai setelah mandat diberikan.

GANI akan dituntut membuktikan apakah pergantian kepemimpinan tersebut benar-benar menghasilkan program konkret atau hanya berhenti pada struktur organisasi dan pernyataan normatif. Sebab, persoalan narkoba membutuhkan kerja lapangan yang terukur, edukasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi yang jelas dengan masyarakat dan aparat penegak hukum.

Zulfah juga menyampaikan bahwa untuk sementara kantor pusat GANI akan beralamat di kawasan Jl. Jenderal Sudirman, SCBD, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Tatang Ruslih menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.

“Saya menerima amanah ini dengan segala kerendahan hati dan siap menjalankan tugas sebaik-baiknya. Saya mohon bimbingan dan arahan dari para senior semuanya. Semoga GANI ke depan dapat terus maju dan berkembang sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Tatang.

Dengan mandat tersebut, Tatang kini menghadapi pekerjaan besar. GANI tidak cukup hanya memiliki nama besar dan struktur kepengurusan. Masyarakat membutuhkan bukti kerja.

Ukuran keberhasilan kepemimpinan baru nantinya bukan sekadar seberapa banyak kegiatan yang digelar atau seberapa banyak pernyataan yang disampaikan, tetapi seberapa nyata kontribusi GANI dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Jika ingin disebut sebagai “Garda Anti Narkoba”, maka garda tersebut harus benar-benar berada di garis depan—bukan hanya berdiri di atas kertas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!