Pemerintahan

Walikota Metro Rombak Pejabat Eselon II Hasil Selter, Lima Kursi Strategis Berganti di Malam Tahun Baru Islam

×

Walikota Metro Rombak Pejabat Eselon II Hasil Selter, Lima Kursi Strategis Berganti di Malam Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini

Metronewstv.ID –Pemerintah Kota Metro melakukan perombakan struktur birokrasi dengan melantik lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hasil Seleksi Terbuka (Selter). Pergantian sejumlah posisi strategis ini dilakukan bertepatan dengan malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, dalam rangkaian kegiatan Gema Metro Bersholawat di depan Rumah Dinas Walikota Metro, Senin (15/6/2026) malam.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan mesin birokrasi Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Lima pejabat yang dilantik mengisi sejumlah jabatan penting yang selama ini menjadi penggerak utama roda pemerintahan, mulai dari posisi Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Kominfo, Kepala BKAD, hingga Staf Ahli Wali Kota.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Metro Nomor 800.1.3.3385 Tahun 2026 tanggal 15 Juni 2026. Proses itu dilakukan setelah hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pejabat yang mendapat amanah baru yakni,
Ir. Achmad Redho Akbar yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, kini dipercaya sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Triana Aprisia, S.STP., M.I.P. yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Metro, naik menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Metro.

Sri Mulyani, ST., MT dipercaya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Dedy Hasmara, S.STP., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Metro, kini menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Metro.

Sementara Fachruddin, S.H yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Statistik Sektoral dan Infrastruktur Digital Dinas Kominfo, dipercaya menduduki jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro.

Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan responsif.

Menurutnya, pejabat yang diberi amanah harus mampu membuktikan kinerja melalui inovasi, percepatan pelayanan, serta mampu menjawab tuntutan masyarakat.

“Mutasi dan rotasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan memberikan penyegaran agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kata Bambang.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar yang melekat kepada kepentingan publik.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Dengan perubahan komposisi pejabat tersebut, Pemkot Metro berharap roda pemerintahan semakin kuat, koordinasi antar perangkat daerah semakin efektif, dan target pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat.

Perombakan birokrasi ini menjadi momentum bagi jajaran Pemkot Metro untuk membuktikan bahwa setiap pergantian pejabat harus bermuara pada peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *