Kota Metro

Beras Bantuan Diduga Diperjualbelikan di Facebook, Pengawasan di Metro Dipertanyakan

×

Beras Bantuan Diduga Diperjualbelikan di Facebook, Pengawasan di Metro Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

Metronewstv.ID — Beras dengan label Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun Bantuan Pangan ditemukan ditawarkan untuk dijual melalui media sosial Facebook. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap distribusi beras program pemerintah, khususnya di Kota Metro.

Beras bantuan yang diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, diduga ditawarkan kembali melalui sejumlah grup jual beli di Facebook.

Berdasarkan penelusuran Metronewstv.ID, terdapat sejumlah unggahan yang menawarkan beras dalam kemasan bertuliskan bantuan pangan. Harga yang tercantum dalam penawaran tersebut bervariasi.

Untuk kemasan seberat 10 kilogram, salah satu penawaran mencantumkan harga sekitar Rp125 ribu. Sementara penawaran lainnya menyebut beras bantuan dalam jumlah lebih besar dengan harga sekitar Rp100 ribu per karung.

 

Salah satu unggahan ditemukan pada akun Facebook Dirra Nithadi grup Facebook “Kota Metro Kita yang Punya”. Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menawarkan beras Bulog dengan berat total 10 kilogram, mencantumkan lokasi Metro, dengan harga Rp125 ribu.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena beras program pemerintah memiliki mekanisme distribusi dan sasaran penerima yang telah ditetapkan.

Apabila beras yang ditawarkan tersebut benar merupakan bantuan pangan yang diperuntukkan bagi KPM, perlu dipastikan bagaimana beras tersebut dapat berpindah tangan dan kemudian ditawarkan untuk diperjualbelikan melalui media sosial.

Namun demikian, status dan asal-usul beras yang ditawarkan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Penawaran melalui media sosial belum serta-merta membuktikan bahwa beras tersebut merupakan bantuan pangan yang telah diterima KPM atau beras SPHP yang disalurkan melalui jalur resmi.

Pengawasan Distribusi Perlu Diperjelas

Temuan tersebut sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan distribusi beras bantuan maupun beras SPHP di tingkat daerah.

Pemerintah Kota Metro melalui dinas atau instansi terkait perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme distribusi, pengawasan, serta langkah yang dilakukan apabila ditemukan beras program pemerintah yang diduga diperjualbelikan di luar ketentuan.

Metronewstv.ID masih berupaya meminta konfirmasi kepada Pemerintah Kota Metro dan instansi terkait mengenai temuan tersebut, termasuk memastikan status beras yang ditawarkan dalam unggahan media sosial tersebut.

Konfirmasi dari pihak terkait diperlukan agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesimpulan sepihak, sekaligus memastikan program bantuan pangan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!