Sumatera Utara

Bupati Maya Hasmita Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Persatuan Jadi Pesan Utama

×

Bupati Maya Hasmita Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu, Persatuan Jadi Pesan Utama

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Ika Bina, Jalan MH Thamrin, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (28/10/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T., Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu beserta jajaran, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, lembaga pemasyarakatan, jajaran TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pelajar, dan organisasi kepemudaan.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi laporan pemimpin upacara kepada inspektur upacara, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan naskah Kongres Pemuda 1928, menyanyikan lagu “Bangun Pemudi Pemuda” dan “Satu Nusa Satu Bangsa”, serta pembacaan doa.

Kapolres: Sumpah Pemuda harus memperkuat persatuan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya mengajak masyarakat menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia menekankan pentingnya menjaga rasa cinta terhadap Tanah Air serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama di tengah keberagaman suku dan budaya.

Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk membeda-bedakan masyarakat. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda 1928 yang menegaskan komitmen pemuda terhadap satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Labuhanbatu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat persatuan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Keterlibatan unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, dan organisasi kepemudaan dalam upacara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.(Mulya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!