Banjarnegara,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Kecepit, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).
Pembukaan TMMD dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banjarnegara, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta unsur terkait.
Program tersebut dilaksanakan untuk mendukung percepatan pembangunan desa melalui kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan TMMD di Desa Kecepit diharapkan meningkatkan akses wilayah dan mendukung aktivitas warga.
TMMD Libatkan TNI, Pemerintah, dan Masyarakat
TMMD merupakan program TNI yang mendukung pembangunan di wilayah pedesaan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain pembangunan fisik, program ini mencakup penguatan gotong royong dan partisipasi warga. Masyarakat diharapkan turut menjaga serta merawat fasilitas yang dibangun agar manfaatnya dapat digunakan dalam jangka panjang.
Koordinasi antarlembaga dan keterlibatan warga diperlukan agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas hidup dan kemandirian desa.
Amalia Desiana Soroti Kebutuhan Warga Saat Musim Kemarau
Dalam kegiatan tersebut, dr. Amalia Desiana menyampaikan pentingnya memperhatikan kondisi masyarakat selama musim kemarau. Ketersediaan air, aktivitas warga, dan potensi risiko lingkungan menjadi sejumlah hal yang perlu diantisipasi.
Ia menilai pembangunan desa perlu berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan lingkungan. Pemerintah, aparat, dan masyarakat perlu berkoordinasi untuk mengidentifikasi persoalan serta menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing.
Dandim Minta Hasil Pembangunan Dirawat
Komandan Kodim 0704/Banjarnegara Letkol Inf. Nodelismen Hulu, S.Pd., meminta masyarakat memanfaatkan dan merawat fasilitas yang dibangun melalui TMMD.
Menurutnya, pemeliharaan hasil pembangunan membutuhkan partisipasi warga agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Fasilitas yang dibangun harus dimanfaatkan dan dijaga bersama,” ujarnya.
Warga Diimbau Waspada Kebakaran
Nodelismen juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran selama musim kemarau.
Warga diminta memastikan sumber api padam setelah digunakan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta memeriksa instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan percikan api.
uJika menemukan tanda-tanda kebakaran, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas dan mengutamakan keselamatan.
Pembukaan TMMD ke-130 di Desa Kecepit menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain mendukung pembangunan, program ini diharapkan meningkatkan kesadaran warga terhadap pemeliharaan fasilitas dan pencegahan kebakaran.
( Arif metro) Sumber : Pen Kodim Banjarnegara












