Sumatera Utara

BREAKING NEWS: Warga Temukan Mayat Pria di Perkebunan Sawit Labura, Polisi Dalami Penyebab Kematian

×

BREAKING NEWS: Warga Temukan Mayat Pria di Perkebunan Sawit Labura, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU UTARA — Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area perkebunan kelapa sawit milik warga di wilayah Mangga-Mangga, Desa Pangkalan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mayat tersebut diketahui bernama Aji, berusia sekitar 45 tahun. Jenazah ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari pakan ternak di sekitar lokasi perkebunan.

Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga setempat. Sejumlah warga mempertanyakan penyebab kematian korban, yang hingga berita ini disusun belum diketahui secara pasti.

Korban Disebut Beberapa Hari Tidak Terlihat

Berdasarkan keterangan seorang teman korban yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Aji disebut sudah beberapa hari tidak terlihat dan tidak pulang ke rumah.

“Saya mendapat kabar bahwa Aji sudah meninggal dan ditemukan di perkebunan kelapa sawit milik warga,” ujar sumber tersebut kepada awak media.

Meski demikian, keterangan mengenai aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia masih perlu didalami. Belum ada informasi terverifikasi mengenai kapan terakhir kali korban terlihat maupun kondisi korban sebelum ditemukan.

Polisi Dalami Penemuan Mayat

Aparat kepolisian setempat dikabarkan masih mengumpulkan bukti dan mendalami peristiwa penemuan mayat tersebut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan terhadap jenazah, dugaan penyebab kematian, maupun ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap secara terang penyebab kematian Aji. Namun, dugaan adanya pelaku belum dapat dipastikan sebelum penyelidikan dan pemeriksaan bukti dilakukan oleh aparat berwenang.

Perkembangan kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian serta keterangan resmi dari pihak terkait.

Reporter: Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!