Sumatera Utara

Kunjungi Dusun Aek Tombang, Camat Siabu Dipakaikan Pakaian Adat Nias

×

Kunjungi Dusun Aek Tombang, Camat Siabu Dipakaikan Pakaian Adat Nias

Sebarkan artikel ini

MANDAILING NATAL — Camat Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., mendapat sambutan hangat saat melakukan kunjungan kerja ke Dusun Aek Tombang, Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Fadhlan Lubis dipakaikan pakaian adat Nias oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan terhadap pemerintah kecamatan yang hadir langsung melihat kondisi warga.

Kunjungan dilakukan di luar jam kerja. Camat Siabu hadir bersama Kepala Desa Muara Batang Angkola beserta jajaran dan sejumlah unsur terkait.

Turut mendampingi di antaranya Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kesos) Doriapni, Kasi Ekonomi Pembangunan Amar, Kasubag Keuangan dan Program Baginda, BPD Muara Batang Angkola, serta Danramil 12/Siabu yang diwakili Serka Ridwan Pulungan.

Hadir pula Kepala Dusun Aek Tombang Talizho Zai, Lubuk Sihim Mustiaman Harefa, tokoh agama Gatizhoki Gulo, tokoh pemuda Kayama Zai, tokoh adat Ama Nita Waruwu, Lurah Siabu, Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Satu Atap, serta mahasiswa UIN Syuhada Padangsidimpuan.

Warga Rindu Perhatian Pemerintah

Kepala Dusun Aek Tombang, Talizho Zai, mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan pemerintah kecamatan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini merasa minim mendapatkan perhatian langsung dari unsur pemerintahan.

Ia menyebut, tahun ini menjadi salah satu momentum kunjungan unsur pemerintah ke Dusun Aek Tombang.

“Selama 40 tahun sejak desa kami berdiri, warga dusun ini tidak pernah ditinjau oleh pemerintah. Kami rindu menjadi warga negara yang sempurna,” ujar Talizho.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ibarat setetes embun di tengah gurun yang gersang.

Ia juga mengapresiasi Kepala Desa Muara Batang Angkola yang dinilai mulai menghadirkan pembangunan di wilayah tersebut.

Salah satunya pembukaan akses jalan menggunakan anggaran pribadi kepala desa. Menurut warga, pembukaan jalan tersebut menjadi langkah penting karena selama sekitar 28 tahun belum pernah dilakukan pembangunan akses serupa.

Dengan adanya akses jalan tersebut, aktivitas anak-anak menuju sekolah menjadi lebih mudah.

Meski demikian, warga masih berharap adanya perhatian berkelanjutan terhadap kebutuhan dasar, seperti akses listrik, fasilitas MCK dan air bersih, pelayanan kesehatan, serta pembangunan dan pemeliharaan jalan.

Warga Minta Solusi, Bukan Sekadar Bantuan

Tokoh masyarakat, Ama Andi, turut menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi warga, terutama terkait keterbatasan listrik dan akses pelayanan dasar.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik, masyarakat selama ini mengandalkan mesin generator atau genset. Namun, penggunaannya terbatas dan hanya mampu menyediakan listrik sekitar sembilan jam.

Selain persoalan listrik, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan air bersih dan MCK, pelayanan kesehatan, serta akses jalan yang diharapkan dapat dibangun dan dipelihara secara berkelanjutan.

“Kami masyarakat di sini tidak meminta-minta kepada bapak-bapak yang hadir terkait hal tersebut, tetapi kami meminta solusi,” ungkap Ama Andi.

Kepala Desa Janjikan Pembangunan Berkeadilan

Kepala Desa Muara Batang Angkola, Satriya Wira, mengatakan wilayah yang dipimpinnya memiliki sekitar 250 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 KK berada di Dusun Lubuk Sihim dan 44 KK berada di Dusun Aek Tombang.

Satriya Wira menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong pembangunan yang berkeadilan.

“Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk bisa memberikan pelayanan terbaik dan memberikan pembangunan yang berkeadilan, meskipun harus merogoh kantong sendiri,” katanya.

Camat: Keindahan Aek Tombang Ada pada Keramahan Warga

Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat selama kunjungan tersebut.

Menurutnya, Dusun Aek Tombang memiliki keindahan alam. Namun, setelah datang dan bertemu langsung dengan masyarakat, ia menilai keindahan yang paling terasa justru terdapat pada keramahan warga.

“Hari ini kami sangat berbahagia. Masyarakat langsung menyampaikan keberhasilan-keberhasilan yang telah dilakukan oleh kepala desa,” ujar Ahmad.

Terkait kondisi jalan, Camat Siabu mengajak masyarakat bersama-sama merawat akses yang telah tersedia. Hal itu dinilai penting, terlebih pemerintah saat ini menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

Sementara mengenai persoalan kesehatan, Ahmad mengatakan keluhan masyarakat akan disampaikan kepada kepala puskesmas agar pelayanan kesehatan dapat lebih dekat dengan warga.

Ia mendorong agar kader Posyandu dapat melakukan kunjungan ke dusun tersebut secara berkala, termasuk setidaknya satu kali dalam sepekan sesuai kebutuhan dan koordinasi pelayanan.

“Saya akan sampaikan kepada Kepala Puskesmas agar terkait problem kesehatan serta nyawa manusia bisa terselamatkan,” tutur Ahmad.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk memetakan kebutuhan masyarakat Dusun Aek Tombang dan mencari solusi terhadap persoalan akses dasar yang selama ini dihadapi warga.

Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat menjadi penting untuk memastikan pembangunan berjalan lebih merata dan kebutuhan warga di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap mendapatkan perhatian.(Suhartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!