Peristiwa

Adu Kambing Dua Mini Bus di Jalan Metro–Pekalongan, Pengemudi Selamat Mobil Ringsek Bagian Depan

×

Adu Kambing Dua Mini Bus di Jalan Metro–Pekalongan, Pengemudi Selamat Mobil Ringsek Bagian Depan

Sebarkan artikel ini

Metronewstv.ID Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di Jalan Raya Metro–Pekalongan, tepatnya di kawasan 30A Adirejo, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 14.04 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Xenia bernomor polisi A 1864 FP yang dikemudikan Marjeran (76), warga Serang, Banten, dengan Daihatsu Sigra R bernomor polisi BE 1745 TC yang dikemudikan Husein (26), warga Lampung Timur.

Peristiwa yang terjadi saat kondisi jalan cukup padat itu menyebabkan kedua kendaraan mengalami benturan keras atau adu kambing. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka serius.

Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah terutama pada bagian depan. Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melintas langsung membantu mengamankan lokasi dengan mendorong kendaraan ke pinggir jalan agar tidak menghambat arus lalu lintas.

Cuaca hujan rintik-rintik yang mengguyur wilayah Kota Metro dan sekitarnya membuat kondisi jalan menjadi licin. Situasi tersebut ditambah kepadatan kendaraan diduga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Pengemudi Daihatsu Sigra, Husein, mengungkapkan dirinya melaju dari arah Kota Metro menuju Lampung Timur dengan kecepatan kurang dari 60 kilometer per jam.

“Jalan sedang macet, tiba-tiba saya kaget. Terdengar suara benturan keras. Kemungkinan saya sempat mengantuk, posisi mobil saya sudah berada di lajur kanan,” kata Husein di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengemudi Toyota Xenia, Marjeran, menjelaskan dirinya melaju dari arah Lampung Timur menuju Kota Metro setelah mengisi bahan bakar di wilayah Pekalongan.

“Saya dari Serang datang ke Metro menghadiri acara keluarga. Setelah selesai mengisi BBM, saya kembali ke Kota Metro. Saat itu kondisi jalan memang padat merayap,” jelasnya.

Marjeran mengatakan dirinya telah berupaya memberikan tanda peringatan saat melihat kendaraan Daihatsu Sigra melaju di jalurnya.

“Sudah saya klakson beberapa kali, namun kendaraan tetap melaju. Akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari. Alhamdulillah saya dan keluarga selamat, hanya mobil mengalami kerusakan bagian depan,” ungkapnya.

Pasca kejadian, petugas Satlantas Polres Lampung Timur yang berada di lokasi langsung melakukan penanganan, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan mediasi terhadap kedua pengemudi untuk mencari penyelesaian.

Petugas mengimbau masyarakat pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika kondisi cuaca hujan dan jalan licin.

Pengendara diingatkan untuk selalu menjaga kecepatan, fokus saat mengemudi, tidak memaksakan perjalanan ketika mengantuk, memperhatikan marka jalan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas. Jangan terburu-buru, karena satu kelalaian dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbau petugas.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *