MENTAWAI, 24 Agustus 2026 — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kepulauan Mentawai terus mendorong penguatan budaya literasi sejak usia dini. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Tur Literasi yang melibatkan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di sekitar Kecamatan Sipora Utara.
Kegiatan berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang mulai dibuka pada pertengahan Juli 2026. Selain memperkenalkan keberadaan perpustakaan daerah, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca dan ketertarikan anak terhadap buku sejak usia dini.
Dalam tur literasi tersebut, anak-anak tidak hanya diajak membaca. Mereka juga mengikuti sejumlah kegiatan edukatif dan menyenangkan, seperti storytelling, mewarnai, menonton film edukasi anak, serta permainan edukatif yang disiapkan pihak perpustakaan.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan. Melalui storytelling, misalnya, anak-anak diajak memahami alur cerita sekaligus didorong untuk memiliki rasa ingin tahu terhadap buku dan berbagai bacaan yang tersedia.
Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengenalkan layanan perpustakaan, koleksi bahan pustaka khusus anak, serta berbagai alat peraga edukasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar dan bermain.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Zulfikar, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kehadiran anak-anak TK dan PAUD dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, tur literasi memiliki manfaat tidak hanya dalam menumbuhkan ketertarikan anak terhadap bahan pustaka, tetapi juga dalam membangun keberanian dan kepercayaan diri anak untuk tampil di depan umum.
“Kegiatan seperti ini sangat menarik untuk menumbuhkan minat anak-anak terhadap bahan pustaka, sekaligus melatih mental anak-anak untuk tampil di depan umum,” ujar Zulfikar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih rutin sehingga semakin banyak anak yang berkesempatan mengenal perpustakaan sejak dini.
“Harapannya kegiatan seperti ini akan lebih sering diadakan, sebab akan menambah minat anak untuk berkunjung ke perpustakaan dan lebih mengenal perpustakaan,” tambahnya.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kepulauan Mentawai berkomitmen menjadikan perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, bermain, dan berekspresi yang ramah bagi anak.
Melalui pengenalan literasi sejak usia dini, pemerintah daerah berharap tumbuh generasi Mentawai yang gemar membaca, memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta mampu memahami informasi dan cerita dengan lebih baik.(Fais)
